Perbekel Desa Kamasan

Ida Bagus Ketut Danendra

BNI Turunkan Tim Kreatif Bangun Desa Wisata Kamasan

  • 18 Desember 2017
  • Dibaca: 657 Pengunjung
BNI Turunkan Tim Kreatif Bangun Desa Wisata Kamasan

Program Desa Wisata Kamasan kembali diwacanakan akan segera dimulai. Sebuah program wisata yang akan mengajak para wisatawan mengenal lebih dalam sejarah dan proses seni lukis wayang klasik khas Desa Kamasan serta berbagai produk kerajinan logam seperti uang kepeng, selongsong peluru, bokor dan kerajinan lainnya.

Bank Nasional Indonesia (BNI) yang merupakan salah satu BUMN terbesar ini pun tertarik kembali untuk ikut berpartisipasi dalam program terobosan dari Pemkab Klungkung. Dipimpin CEO BNI wilayah Bali Nusra, AA.Gde Agung, rombongan para petinggi BNI ini menemui Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta di ruang kerjanya Selasa (10/1) kemarin untuk menyatakan dukungannya terhadap program Desa Wisata Desa Kamasan.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengatakan Desa Wisata Kamasan yang terintegrasi program City Tour Kota Semarapura merupakan dua program wisata yang sedang digenjot Pemerintah Kabupaten Klungkung.  Diawali dengan sosialisasi kepada warga setempat lalu dilanjutkan dengan mengundang pihak asosiasi travel agen (ASITA).

Untuk mendukung program ini, berbagai persiapan pun telah dilakukan Pemkab bekerjasama dengan warga setempat untuk menyiapkan berbagai akomodasi penunjang. Seperti pembuatan gapura, pengaspalan jalan di seluruh wilayah desa kamasan, penyiapan penginapan (home stay), serta untuk mempercantik jalan sekitar desa, masing masing  pemilik rumah yang berada dipinggir jalan pun telah ikut serta  dan menata telajakan jalan untuk dijadikan taman.

“Dengan ikut hadirnya BNI pada Desa Wisata Kamasan, diharapkan akan lebih meringankan para pengerajin dan Pemkab Klungkung dalam menjalankan program wisata ini, namun kali ini BNI saya  ajak untuk lebih sering berkoordinasi dengan pemkab Klungkung untuk supaya program desa wisata ini terus berjalan dan berkesinambungan,” ujar Bupati Suwirta.

Ditambahkannya, Program Kampung BNI yang dulu sempat ada di Desa Kamasan tidak berjalan maksimal akibat program yang diluncurkan oleh Menteri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada tahun 2012 lalu tidak dikawal secara berkesinambungan, selain itu hanya sebagian pengerajin  yang mendapat dukungan BNI, padahal masih banyak pengerajin lain di Desa Kamasan, hal inilah yang menyebabkan terjadi kesenjangan antar pengerajin di desa Kamasan.

“Kali ini sementara kita membutuhakan dua buah suttle bus  kecil yang bisa mengantarkan para wisatawan yang ingin menikmati desa wisata kamasan dari Kerta Gosa menuju Desa Kamasan yang berjarak sekitar +2KM, mudah mudahan BNI bisa merealisasikan ,” ujar Bupati Suwirta.

CEO BNI wilayah Bali Nusra, AA.Gde Agung mengatakan, melalui program yang baru ini pihaknya akan mendukung dan akan berupaya memenuhi apa yang menjadi kebutuhan Desa Wisata. Tim Kreatif BNI akan selalu berkomunikasi dengan Pemkab terkait apa apa saja yang dibutuhkan guna mensukseskan program Desa Wisata Kamasan.

Sumber : postbali.id

  • 18 Desember 2017
  • Dibaca: 657 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita