Desa Wisata Kamasan

  • Dibaca: 955 Pengunjung

Bagi yang tak suka kesenian, tentu berkunjung ke sebuah desa kecil di Klungkung bernama Desa Kamasan bukanlah sebagai prioritas. Namun, bagi mereka yang berjiwa kesenian tinggi, dimana jiwanya selalu haus akan kebutuhan berkesenian, maka menyempatkan diri ke Desa Kamasan merupakan menu wajib yang tak boleh ditinggalkan.

Luas Desa Kamasan hanya sekitar 249 hektar dengan jumlah penduduk sekitar 3.400 jiwa dan tersebar di 10 banjar adat atau 4 dusun pemerintah. Desa Kamasan hanya berjarak 4 km saja dari Kota Semarapura, yang merupakan ibukota Kabupaten Klungkung. Sekalipun terkategori sebagai desa kecil namun Kamasan disebut sebagai induknya seni lukis wayang kulit Bali. Dalam altar sejarahnya, Desa Kamasan tercatat turut mewarnai geliat perjalanan seni lukis di Bali. Bahkan, wilayah ini terkenal sebagai gudangnya karya seni lukis wayang kulit klasik yang merupakan hasil karya para seniman yang terdapat di Desa Kamasan.

Sejarah Wayang Kulit

Teks sejarah mencatat bahwa seni lukis wayang kulit ini berkembang di Desa Kamasan dan tentunya daerah lain di Bali sejak zaman Kerajaan Majapahit. Cukup lama Pulau Bali dikuasai oleh para Dalem yang merupakan keturunan para raja Kerajaan Majapahit, yakni sekitar abad ke-14 sampai abad ke-18. Bali sendiri mengalami puncak kejayaannya dimasa Dinasti Kepakisan berkuasa.

Kerajaan Bali ketika itu mencapai pesisir Jawa Timur, Lombok, bahkan sampai ke Sumbawa. Dimana salah satu Dalem yang paling terkenal yakni Sri Waturenggong yang merupakan cucu Sri Kresna Kepakisan.Nah, dimasa pemerintahan Waturenggong inilah kesenian di Bali secara umum mengalami masa pencerahan karena sang raja sendiri yang sangat menyukai seni-budaya.

Karena demikian lama dan intimnya seni lukis tradisional maka para seniman menyebut bahwa hasil karya lukisnya memiliki gaya tersendiri yakni lukisan tradisional Kamasan. Tak hanya seni lukis yang berkembang, namun seni lainnya seperti seni ukir perak dan emas serta seni ukir peluru juga banyak diminati para pelaku seni di Desa Kamasan. Sekalipun sisi material yang digunakan kain warna logam mengikuti perubahan yang terjadi namun ciri khasnya tetap tampak dalam tema lukisan atau ukiran yakni menggambarkan tokoh-tokoh wayang.

Dimanakah Lokasinya?

Desa Kamasan masuk dalam wilayah Kabupaten Klungkung. Secara geografis desa ini termasuk dataran rendah Pantai Klotok. Jika ditempuh dari Denpasar jaraknya sekitar 43 km, dan kabar baiknya bahwa jalan ke sana bisa dicapai dengan menggunakan kendaraan bermotor karena akses jalan ke sana semuanya sudah diaspal.

  • Dibaca: 955 Pengunjung